Others

Suka Menari Tari Saman? Nah, Berikut Asal Usulnya

Suka Menari Tari Saman? Nah, Berikut Asal Usulnya

Indonesia kaya akan kebudayaan nusantara. Baik dalam segi tari daerah maupun dari segi ritual adat yang dilakukan. Indonesia sendiri memiliki keragaman etnis yang sangat kental. Bahkan dalam beberapa daerah keragaman etnis sendiri dan kebudayaan yang mereka lakukan tersebut menjadi salah satu warisan nusantara. Pelestarian dalam ragam kegiatan etnis yang dilakukan menjadi kunci utama mengapa warisan budaya tersebut masih ada hingga saat ini.

Tarian daerah merupakan salah satu ragam kebudayaan Indonesia yang masih terjaga dengan baik. Tarian daerah kerap ditampilkan dalam kegiatan penting ataupun kegiatan adat di daerah setempat. Salah satu jenis tarian daerah Indonesia yang masih banyak menjadi pertunjukkan di berbagai event adalah tari saman.

Tari saman merupakan tarian adat asal Aceh yang dikembangkan pada 17 Masehi. Dimana pengembang dari tarian daerah Indonesia ini sendiri merupakan seorang ulama yang besar yakni Syekh Saman. Maka tak heran jika tarian ini memiliki nama tari saman. Tari ini sendiri berasal dari daerah Gayo, Aceh. Tarian ini sendiri dicirikan sebagai tarian kelompok yang dilakukan secara bersama dengan gerakan yang cepat.

Dikembangkan oleh seorang ulama, Tari Saman sendiri digunakan sebagai media dakwah pada mulanya. Tari saman sendiri memiliki ragam arti keagamaan yang kental dalam tarian yang dilakukannya. Tari saman sendiri menggunakan pola lantai dalam mengisyaratkan kegiatan tarian yang dilakukannya. Tarian ini sendiri dilakukan dengan menggunakan pakaian tertutup dan dapat dilakukan baik oleh perempuan atau lelaki.

Tari Saman sebagai tarian daerah Indonesia sendiri digunakan untuk menyambut tamu undangan yang hadir maupun untuk memeriahkan suasana. Dahulunya tarian ini digunakan untuk memeriahkan acara Maulid Nabi yang diadakan di daerah setempat. Ragam tarian daerah Indonesia ini sendiri memiliki beberapa gerakan yang disimbolkan menghormari Nabi Muhammad SAW.

Keunikan dari tarian daerah Indonesia ini adalah dilakukan tanpa adanya iringan music. Biasanya sebuah pagelaran tari sendiri membutuhkan music untuk menemani penampilan. Namun, tari Saman tidak menggunakannya dalam adat aslinya. Seiring berkembangnya waktu, tarian ini sendiri diberikan lagu untuk memberikan semangat dan ketukan kepada penarinya.